Toko Asia Jaya Furniture

Toko Asia Jaya Furniture

Bangunan
Toko Asia Jaya Furniture - 1
Toko Asia Jaya Furniture - 2
Toko Asia Jaya Furniture - 3

Deskripsi Sejarah

Kamu berada di depan sebuah bangunan tua yang sejak awal abad ke-20 ikut membentuk wajah kawasan inti Kota Medan. Aktivitas perdagangan dan perkantoran pernah berpusat di sini, dan hingga sekarang fungsi komersialnya masih berjalan. Bangunan ini dikenal sebagai Toko Asia Jaya Furniture, yang menempati gedung kolonial dari masa awal perkembangan Medan sebagai kota perkebunan dan perdagangan.

Bangunan ini beralamat di Jalan Pemuda Nomor 2, berada di Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara. Titik koordinat tengah bangunan berada pada 3.5843262580951682 Lintang Utara dan 98.68072795621072 Bujur Timur. Batas-batas bangunan jelas, dengan BKSPPS di sebelah utara, Jalan Pemuda di sebelah timur, Roemah Sprei N Gorden di sebelah selatan, dan bangunan pertokoan di sebelah barat.

Toko Asia Jaya Furniture termasuk jenis bangunan toko dengan sifat profan dan hingga kini masih difungsikan sebagai ruang usaha. Material utama bangunan adalah kayu, dengan struktur dan elemen arsitektur yang menunjukkan karakter bangunan kolonial awal abad ke-20. Bangunan ini tidak memiliki fungsi sakral dan sepenuhnya digunakan untuk kegiatan ekonomi.

Dari sisi arsitektur, pintu masuk utama terletak di tengah arcade setinggi dua lantai dengan tympanum di tingkat atap yang menegaskan sumbu simetri fasade. Pada masa awal, di dalam ruang pamer terdapat tangga persegi di tengah bangunan yang mengarah ke galeri. Lantai dua dan tiga awalnya difungsikan sebagai ruang kantor dan kini digunakan sebagai ruang pribadi serta penyimpanan. Tangga utama yang semula berupa tangga batu kemudian ditutupi lantai kayu, dan ruang dalam dibagi oleh enam kolom struktural di kedua sisi lorong tengah.

Di bagian luar, bangunan memiliki balkon memanjang di lantai dua dengan pintu di kedua sisi pintu masuk utama. Bukaan bangunan disusun secara vertikal dari lantai dasar hingga lantai tiga dan berakhir di balkon, membentuk tampilan depan yang simetris. Pada lantai dasar, arsitek merancang galeri memanjang sepanjang blok bangunan, serupa dengan pola pada gedung AVROS. Meski berada dalam satu perencanaan, GH Mulder merancang bentuk kolom yang berbeda untuk membedakan kedua bangunan tersebut.

Elemen penting lainnya adalah balok lengkung (arch) pada arcade yang menopang balkon lantai tiga. Balok ini diapit elemen kantilever yang berfungsi sebagai peneduh di lantai dua sekaligus menjadi atap serambi lantai satu, yang ditopang oleh pilar ganda bergaya klasik. Pada perkembangannya terdapat penambahan elemen fasade yang mengubah sebagian tampilan asli, namun secara umum bangunan masih menunjukkan skala dan proporsi besar yang menonjol dibandingkan bangunan di sekitarnya.

Kondisi bangunan saat ini dinilai utuh. Di bagian belakang terdapat penambahan jumlah lantai, sementara di interior terjadi perubahan beberapa detail, termasuk kerusakan pada handrailing tangga. Meskipun demikian, bangunan secara umum terlihat baik dan terawat, serta masuk kategori terpelihara. Bangunan ini belum pernah dipugar secara resmi, dan perubahan yang ada merupakan penyesuaian fungsi, bukan program pemugaran cagar budaya.

Secara sejarah, bangunan ini dibangun bersamaan dengan Gedung AVROS dalam satu perencanaan oleh GH Mulder pada tahun 1918 dan diresmikan tahun 1919. Proses tender, perizinan, dan pembangunan dilakukan secara bersamaan, dengan prakarsa awal dari Tjong A Fie. Pada masa awal, bangunan ini difungsikan sebagai Department Store Whiteaway Laidlaw sekaligus kantor Tjong A Fie, yang lokasinya hanya berjarak beberapa puluh meter dari rumahnya. Kesamaan rancangan dengan gedung AVROS tampak pada pilar kembar di bagian depan kanan, yang serupa dengan pilar di sisi utara bangunan BKSPPS.

Keberadaan bangunan ini mencerminkan peran Tjong A Fie sebagai pengusaha dan anggota dewan kota yang berpengaruh dalam pembangunan Medan. Pilihannya menggunakan arsitektur Eropa kontemporer juga didorong pertimbangan komersial, menjadikan bangunan ini salah satu bangunan awal di bagian selatan kawasan Kesawan yang menampilkan langgam modern kolonial. Setelah kemerdekaan, pada tahun 1970-an, bangunan ini sempat digunakan sebagai Kantor Kadit Sosial Politik, sebelum kembali berfungsi sebagai bangunan komersial hingga sekarang.

Bangunan ini dimiliki dan dikelola oleh Hary Chandra (Aping). Nilai pentingnya didasarkan pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya serta Peraturan Daerah Kota Medan Nomor 2 Tahun 2012, khususnya Pasal 5, 44, dan 18. Bangunan ini memiliki nilai sejarah karena keterkaitannya dengan perkembangan Medan sebagai kota perdagangan dan industri perkebunan, nilai asosiasi dengan tokoh Tjong A Fie, serta nilai estetika melalui langgam modern kolonial masa peralihan dengan elemen arch, kantilever, galeri, dan pilar klasik ganda.

Berdasarkan nilai-nilai tersebut, Toko Asia Jaya Furniture diusulkan sebagai Bangunan Cagar Budaya Peringkat Provinsi Sumatera Utara, dan hasil verifikasi menyatakan bangunan ini direkomendasikan untuk ditetapkan sebagai bagian dari upaya pelestarian warisan sejarah dan arsitektur Kota Medan.

Informasi

Lokasi Toko Asia Jaya Furniture

Koordinat

3.584466906703782, 98.68059094086405

Alamat

Jalan Pemuda No. 2, Kota Medan, Sumatera Utara