Stasiun Kereta Api Belawan

Stasiun Kereta Api Belawan

Bangunan
Stasiun Kereta Api Belawan - 1
Stasiun Kereta Api Belawan - 2
Stasiun Kereta Api Belawan - 3
Stasiun Kereta Api Belawan - 4
Stasiun Kereta Api Belawan - 5
Stasiun Kereta Api Belawan - 6
Stasiun Kereta Api Belawan - 7
Stasiun Kereta Api Belawan - 8
Stasiun Kereta Api Belawan - 9
Stasiun Kereta Api Belawan - 10
Stasiun Kereta Api Belawan - 11
Stasiun Kereta Api Belawan - 12
Stasiun Kereta Api Belawan - 13

Deskripsi Sejarah

Kamu berada di kawasan pelabuhan tua Belawan, berdiri di depan bangunan Stasiun Kereta Api Belawan yang sejak lebih dari satu abad lalu menjadi penghubung antara daratan dan lautan. Bangunan ini telah ditetapkan sebagai Bangunan Cagar Budaya dan pada tahun 2026 diusulkan sebagai Cagar Budaya Peringkat Provinsi Sumatera Utara oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan. Jenisnya merupakan bangunan stasiun kereta api dengan sifat profan karena sejak awal dibangun untuk kepentingan transportasi dan distribusi barang.

Stasiun ini beralamat di Jl. St. No.4, Belawan I, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, dengan titik koordinat 3°77‘8316“ LU dan 98°68‘1576“ BT. Di sisi barat berbatasan dengan Jalan Stasiun dan terminal penumpang, sementara di sisi lainnya berada dalam kawasan pelabuhan dan jalur perkeretaapian aktif. Letaknya sangat strategis karena terhubung langsung dengan Pelabuhan Belawan, menjadikannya simpul penting dalam sistem transportasi terpadu antara kereta api dan kapal laut.

Sejarahnya bermula dari pembangunan jalur kereta api oleh Deli Spoorweg Maatschappij pada tahun 1883 untuk rute Medan–Labuhan yang mulai beroperasi pada 1886. Jalur ini kemudian diperpanjang hingga Belawan sebagai pelabuhan utama ekspor hasil perkebunan Deli. Stasiun Belawan menjadi stasiun terakhir pada lintasan tersebut dengan jarak sekitar 21 kilometer dari Stasiun Medan, sekaligus menjadi titik temu antara komoditas perkebunan dan jalur distribusi internasional.

Bangunan pertama berdiri pada tahun 1888 dalam bentuk konstruksi kayu dengan model stasiun pulau yang diapit jalur rel di kiri dan kanan, terletak lebih dekat ke Sungai Belawan. Seiring meningkatnya aktivitas pelabuhan, perluasan dilakukan pada 1897. Pada 1908 dibangun kembali bangunan kayu baru dengan tiang besi dan posisi digeser ke arah timur. Untuk mendukung mobilitas penumpang kapal dan kereta, dibangun jembatan penyeberangan yang menghubungkan stasiun dengan dermaga pelabuhan, menunjukkan integrasi sistem transportasi pada masa itu.

Bangunan permanen yang berdiri sekarang dibangun pada tahun 1918 oleh Ir. Meijer yang bekerja untuk Deli Spoorweg Maatschappij. Struktur utamanya menggunakan bata sebagai material dominan dengan gaya kolonial modern yang sederhana namun kokoh. Material pembangunan awal perkeretaapian banyak diimpor dari Inggris melalui perusahaan Morewood & Co., Woodford Iron Works, Soho, Birmingham, mencerminkan penggunaan teknologi industri modern pada zamannya.

Pada tahun 1918 juga dibangun titi gantung dari kayu dan besi plat yang menghubungkan stasiun dengan pelabuhan untuk menghindari persilangan langsung antara pejalan kaki dan rel aktif. Tahun 1926 rel dipindahkan ke sisi timur, dan sebagian bekas jalur berkembang menjadi jalan raya seiring pembangunan Belawan modern. Pada 1930 pembangunan kawasan Belawan baru selesai, termasuk penambahan halte Belawan Pasar serta Pelabuhan 1, 2, dan 3 yang memperkuat fungsi distribusi barang dan mobilitas pekerja pelabuhan.

Kini fungsi stasiun lebih dominan melayani angkutan barang dibandingkan penumpang. Meskipun beberapa elemen menunjukkan penurunan kualitas akibat usia lebih dari seratus tahun, kondisi fisiknya masih terawat dan bentuk aslinya tetap terbaca pada fasade maupun tata ruang peron. Dari sisi sejarah, stasiun ini menjadi saksi perkembangan industri perkebunan dan perdagangan internasional Sumatera Timur. Dari sisi estetika dan ilmiah, bangunan ini merepresentasikan arsitektur kolonial modern yang adaptif terhadap iklim tropis serta menyimpan informasi penting mengenai evolusi teknologi konstruksi dan sistem transportasi pelabuhan. Saat kamu berdiri di peronnya hari ini, rel-rel yang membentang menjadi pengingat bahwa kawasan ini pernah menjadi denyut utama distribusi hasil bumi Sumatera Utara ke berbagai penjuru dunia.

Informasi

Lokasi Stasiun Kereta Api Belawan

Koordinat

3.778641290340689, 98.6815167380739

Alamat

Jl. St. No.4, Belawan I, Medan Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara