Rumah Sakit Militer Putri Hijau di Medan

Rumah Sakit Militer Putri Hijau

Bangunan
Rumah Sakit Militer Putri Hijau - 1
Rumah Sakit Militer Putri Hijau - 2

Deskripsi Sejarah

Booming perkebunan tembakau Deli terjadi pada awal 1890-an. Pada tahun 1891 tercatat sebanyak 169 perusahaan tembakau beroperasi di wilayah pesisir pantai timur Sumatra.

Untuk mengatur para pengusaha perkebunan tembakau, Deli Maatschappij (Deli Mij) sebagai pionir industri perkebunan tembakau di Tanah Deli menggagas pendirian sebuah asosiasi pengusaha.

Pada tahun 1879 didirikan Deli Planters Vereeniging (DPV) yang bertugas mengatur dan melaksanakan ketentuan dalam usaha perkebunan tembakau.

J.T. Cremer kemudian diangkat sebagai direktur DPV. Bangunan awal kantor DPV telah digunakan sejak tahun 1878 dan berlokasi di dekat masjid, di antara Rumah Sakit Tembakau Deli dan kawasan Rumah Sakit Kesdam.

Pada tahun 1928, bangunan bekas kantor pertama DPV direnovasi oleh Deli Maatschappij dan dialihfungsikan menjadi rumah sakit.

Bangunan tersebut diresmikan oleh Maria Constantia MacKay Jan, istri dari wali kota pertama Medan, Daniel MacKay, dan kemudian dikenal sebagai Rumah Sakit Umum Militer Putri Hijau.

Bangunan administrasi Rumah Sakit Tingkat II Kesdam I sebelumnya berfungsi sebagai kantor biro emigrasi. Setelah bangunan eks DPV digunakan sebagai rumah sakit militer, kantor biro emigrasi tersebut dialihfungsikan menjadi kantor DPV.

Setelah masa kemerdekaan Indonesia, bangunan eks DPV sepenuhnya difungsikan sebagai rumah sakit militer dan terus digunakan hingga kini sebagai Rumah Sakit Militer Putri Hijau.

Informasi

Lokasi Rumah Sakit Militer Putri Hijau

Koordinat

3.5997105457441805, 98.67270191182035

Alamat Resmi

Jl. Putri Hijau No. 16, Kota Medan, Sumatera Utara