Rumah Dinas Walikota Medan di Medan

Rumah Dinas Walikota Medan

Bangunan
Rumah Dinas Walikota Medan - 1
Rumah Dinas Walikota Medan - 2

Deskripsi Sejarah

Selamat datang di Rumah Dinas Walikota Medan. Bangunan ini bukan sekadar tempat tinggal resmi pimpinan kota, tetapi saksi sejarah perkembangan Kota Medan sejak era kolonial hingga masa kini. Dibangun pada awal 1930-an sebagai villa milik orang Eropa, rumah ini kemudian menjadi rumah dinas resmi Walikota Medan dan menampung para pemimpin kota dalam perjalanan sejarah administrasi dan pembangunan perkotaan.

Arsitekturnya menonjolkan gaya Eropa yang disesuaikan dengan iklim tropis Medan. Atap limas dengan ventilasi dormer berbentuk kurva, jendela besar dengan overstek lebar, serta teras berpilar yang lantainya sedikit ditinggikan menunjukkan perpaduan estetika elegan dan fungsi adaptif terhadap hujan serta panas tropis. Elemen ventilasi dan ornamen atap mengingatkan pada rumah tradisional yang berpadu harmonis dengan karakter villa kolonial tropis.

Bagian belakang rumah atau backhouse dahulu difungsikan untuk pembantu, supir, dan gudang. Sebagian masih tersisa, meski ada yang dirubuhkan terutama di sisi Jalan Walikota. Penambahan modern seperti gedung aula dibangun di halaman belakang tanpa mengganggu keutuhan bangunan utama. Renovasi terutama pada atap tetap mempertahankan bentuk dan material asli, menjaga autentisitas bangunan.

Sejarah rumah ini dapat ditelusuri melalui peta Medan tahun 1925, 1935, dan 1945. Rumah dinas pertama berada di Jalan Diponegoro (dulu Mangga-Laan), kini kawasan Sun Plaza. Setelah pengembangan Nieuw Polonia pada akhir 1920-an, lokasi dipindahkan ke persimpangan Manggalaan dan Sultan Ma’moen Alrasjidweg. Pada 1945 sempat berpindah ke lokasi yang kini menjadi Rumah Dinas Pangdam I Bukit Barisan, kemungkinan akibat pendudukan Jepang, sebelum kembali difungsikan sebagai rumah dinas resmi Walikota hingga sekarang.

Bangunan ini memiliki nilai sejarah tinggi karena menjadi tempat tinggal resmi Walikota sejak Medan berstatus gemeente, dari era Baron Mckay hingga masa modern. Nilai associative-nya kuat karena terkait langsung dengan tokoh-tokoh penting pemerintahan Kota Medan.

Dari sisi arsitektur, rumah ini merupakan perpaduan desain kolonial Eropa dan adaptasi tropis dengan plafon tinggi, atap landai, ventilasi dormer, bukaan besar, serta konsep villa dengan backhouse yang menunjukkan tata ruang terstruktur dan hierarkis. Komposisi taman dan halaman mendukung karakter kawasan Polonia sebagai tropical garden city.

Rumah ini juga memiliki nilai kelangkaan karena konsep villa kolonial dengan backhouse kini semakin jarang ditemukan di Medan. Keaslian bangunan masih terjaga meskipun ada penyesuaian pada atap, lantai, dan pembagian ruang untuk kebutuhan modern. Penambahan aula di sisi barat tidak mengurangi karakter kolonial tropisnya.

Bangunan terletak di Jl. Jendral Sudirman No. 35, Kelurahan Jati, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan, Sumatera Utara, pada koordinat 3.5749697312386792 LU dan 98.67215938503452 BT, dengan batas utara Jl. Jenderal Sudirman, timur Jl. Linggar Jati, selatan rumah tinggal, dan barat Jalan Walikota. Lokasi strategis ini memperkuat perannya sebagai simbol pemerintahan kota.

Detail seperti bata, atap limas dengan dormer, overstek jendela, teras berpilar, dan backhouse menunjukkan keselarasan fungsi, estetika, dan adaptasi iklim tropis. Rumah Dinas Walikota Medan menjadi media pembelajaran sejarah, arsitektur, dan budaya, serta direkomendasikan sebagai cagar budaya peringkat Provinsi Sumatera Utara karena nilai sejarah, estetika, sosial, dan kelangkaannya.

Informasi

Lokasi Rumah Dinas Walikota Medan

Koordinat

3.5749399319010786, 98.67214305850239

Alamat Resmi

Jl. Jendral Sudirman No. 35, Kota Medan, Sumatera Utara