Rumah Dinas Pimpinan Bank Indonesia Jl Jend Sudirman No 37

Rumah Dinas Pimpinan Bank Indonesia Jl Jend Sudirman No 37

Bangunan
Rumah Dinas Pimpinan Bank Indonesia Jl Jend Sudirman No 37 - 1
Rumah Dinas Pimpinan Bank Indonesia Jl Jend Sudirman No 37 - 2
Rumah Dinas Pimpinan Bank Indonesia Jl Jend Sudirman No 37 - 3
Rumah Dinas Pimpinan Bank Indonesia Jl Jend Sudirman No 37 - 4

Deskripsi Sejarah

Kamu berada di depan sebuah rumah tinggal besar yang sejak masa kolonial telah menjadi bagian dari kawasan hunian elite Kota Medan. Bangunan ini berdiri di salah satu ruas jalan utama kota, di lingkungan yang sejak awal dirancang sebagai kawasan permukiman pejabat dan kalangan administrasi penting. Hingga hari ini, fungsi hunian tersebut tetap bertahan, menjadikan bangunan ini sebagai salah satu saksi keberlanjutan tata kota Medan dari masa kolonial hingga sekarang.

Bangunan ini dikenal sebagai Rumah Dinas Pimpinan Bank Indonesia Jalan Jenderal Sudirman Nomor 37 Medan. Secara administratif, bangunan ini berada di Kelurahan Jati, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara. Titik koordinat tengah bangunan berada pada 3°57’4851” Lintang Utara dan 98°67’1035” Bujur Timur. Adapun batas-batas bangunan dapat dikenali dengan jelas, yaitu di sebelah utara berbatasan dengan Jalan Jenderal Sudirman, di sebelah timur dengan Jalan Linggar Jati, di sebelah selatan dengan Rumah Dinas Kapolda, dan di sebelah barat dengan ICBC (Industrial and Commercial Bank of China).

Bangunan ini termasuk dalam jenis bangunan tempat tinggal, bersifat profan, dan hingga kini masih digunakan sebagai rumah dinas pimpinan Bank Indonesia. Bangunan ini berasal dari periode kolonial, dengan waktu pembangunan diperkirakan pada akhir 1930-an atau awal 1940-an. Saat ini, bangunan tersebut telah berstatus sudah ditetapkan sebagai Bangunan Cagar Budaya.

Secara arsitektural, bangunan ini memiliki denah berbentuk persegi panjang dan terdiri dari dua lantai. Rumah ini dirancang sebagai rumah berukuran besar dengan pembagian kamar pada masing-masing lantai. Area masuk bangunan ditandai oleh keberadaan teras depan (porch) yang dilengkapi balkon pada lantai dua, dengan sepasang kolom yang menopang langsung atap limasan. Hampir seluruh bagian keliling bangunan dilengkapi dengan selasar atau gallery, yang berfungsi sebagai ruang sirkulasi dan penyesuaian terhadap iklim tropis.

Balkon pada lantai dua merupakan hasil penambahan dari proses renovasi pada masa berikutnya. Bentuk selasar gallery dan arch yang mengelilingi bangunan secara visual memiliki kemiripan dengan selasar Gedung PTPN IV yang berada di kawasan yang sama, meskipun hingga saat ini belum ditemukan bukti yang menunjukkan adanya hubungan langsung antara kedua bangunan tersebut. Secara keseluruhan, bangunan ini dapat dipahami sebagai salah satu prototipe rumah tinggal tropis yang dirancang dengan pertimbangan iklim dan lingkungan setempat.

Di bagian interior, terlihat adanya sejumlah perubahan yang dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan penghuni. Perubahan tersebut meliputi penambahan ruang, pembatas tangga, serta penggantian material pada plafon dan lantai. Meskipun demikian, struktur utama bangunan dan karakter dasar arsitekturnya masih dapat dikenali dengan jelas.

Kondisi bangunan saat ini dinilai utuh. Secara umum bangunan berada dalam keadaan baik dan masih terawat. Beberapa kerusakan kecil ditemukan, seperti atap yang bocor serta dinding yang mengalami kelembapan akibat kapilaritas, yang memerlukan penanganan teknis lebih lanjut. Dari sisi pemeliharaan, bangunan ini termasuk dalam kategori terpelihara.

Secara sejarah, keberadaan bangunan ini tidak dapat dilepaskan dari perkembangan De Javasche Bank di Kota Medan, yang berdiri sejak tahun 1908. Seiring dengan pertumbuhan institusi tersebut, dibangun berbagai fasilitas pendukung, termasuk rumah tinggal bagi para pimpinan. Bangunan ini pada awalnya merupakan salah satu villa di kawasan permukiman Eropa Polonia Medan, yang berkembang sebagai kawasan hunian elite pada masa kolonial.

Setelah proses nasionalisasi aset Belanda, pada tahun 1953 bangunan ini menjadi kediaman salah satu pimpinan Bank Indonesia di Medan. Pada tahun 1965, seiring perubahan struktur perbankan nasional, bangunan ini sempat tercatat sebagai aset BNI 46, sebelum kemudian kembali menjadi aset Bank Indonesia hingga saat ini. Bangunan ini berfungsi sebagai rumah dinas salah satu pimpinan Bank Indonesia untuk wilayah Sumatra Utara.

Dari sisi konteks kawasan, bangunan ini memiliki keterkaitan spasial dengan bangunan-bangunan penting lain di sekitarnya. Di bagian selatan terdapat Rumah Dinas Kapolda Sumatera Utara, yang pada masa kolonial merupakan rumah pejabat gemeente Kota Medan, Ir. J. B. Leeuwenberg. Kemiripan desain bangunan ini dengan Gedung PTPN IV, yang dulunya merupakan kantor Handels Vereeniging Amsterdam (HVA), menunjukkan adanya kemungkinan keterkaitan historis yang hingga kini masih memerlukan kajian lebih mendalam.

Bangunan ini dimiliki dan dikelola oleh Bank Indonesia Sumatera Utara. Fungsi rumah dinas yang terus dijalankan menjadikan bangunan ini tetap aktif digunakan dan secara tidak langsung mendukung keberlanjutan fisik bangunan.

Nilai penting bangunan ini didasarkan pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya serta Peraturan Daerah Kota Medan Nomor 2 Tahun 2012. Dari sisi nilai sejarah, bangunan ini memiliki keterkaitan langsung dengan sejarah kepemimpinan dan pengelolaan perbankan di Kota Medan sejak masa kolonial. Dari sisi nilai estetika, bangunan ini merupakan contoh rumah villa kolonial yang beradaptasi dengan iklim tropis melalui penggunaan selasar, balkon, dan tata massa bangunan yang terbuka. Dari sisi nilai ilmiah, bangunan ini relevan sebagai objek kajian arsitektur tropis kolonial. Dari sisi nilai kelangkaan, tipologi rumah villa dengan tapak luas dan lansekap yang relatif masih terjaga semakin jarang ditemukan di Kota Medan.

Berdasarkan nilai-nilai tersebut, Rumah Dinas Pimpinan Bank Indonesia Jalan Jenderal Sudirman Nomor 37 Medan direkomendasikan untuk ditetapkan sebagai Bangunan Cagar Budaya Peringkat Provinsi Sumatera Utara, sebagai bagian dari upaya pelestarian warisan sejarah dan arsitektur Kota Medan.

Informasi

Lokasi Rumah Dinas Pimpinan Bank Indonesia Jl Jend Sudirman No 37

Koordinat

3.5748359237235117, 98.67108836346526

Alamat

Jl. Jendral Sudirman No. 37, Kota Medan, Sumatera Utara