Restoran Ria

Restoran Ria

Bangunan
Restoran Ria - 1
Restoran Ria - 2
Restoran Ria - 3

Deskripsi Sejarah

Kamu sedang berada di depan sebuah bangunan tua yang berdiri kokoh di sudut jalan, fasadnya tegas dengan garis-garis sederhana khas arsitektur modern awal abad ke-20. Bangunan itu adalah Restoran Ria, yang hari ini dikenal sebagai restoran, tetapi pada masanya merupakan gedung bioskop modern bernama Rex Bioscoop. Bangunan ini telah ditetapkan sebagai Bangunan Cagar Budaya melalui SK Walikota Medan Nomor 433/28.K/X/2021 tanggal 28 Oktober 2021 dengan Nomor Dokumen 75/CB/B/2021. Sifatnya profan, termasuk kategori lainnya yaitu restoran, dan berstatus sudah ditetapkan. Kondisinya saat ini utuh, terpelihara, serta tercatat pernah dipugar.

Bangunan ini beralamat di Jalan Palangkaraya No. 11–15, tepat di sudut Jalan M.T. Haryono, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Medan Kota, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara. Ia berada pada ketinggian 24 meter di atas permukaan laut dengan koordinat 3°58’5475” LU dan 98°68’2428” BT. Batas utaranya adalah Jalan M.T. Haryono, di timur berbatasan dengan ruko, di selatan dengan Restoran Mikado, dan di barat dengan Jalan Palangkaraya. Letaknya yang berada di simpang jalan utama membuat bangunan ini sejak awal memiliki posisi strategis dalam kehidupan kota.

Bangunan ini mulai direncanakan pada tahun 1937 dan resmi berdiri pada 15 Oktober 1938, termasuk dalam periode Kolonial. Awalnya, Rex Bioscoop dibangun untuk menggantikan bioskop sementara di Wilhelminastraat, Pasar Sentral, yang masih didominasi konstruksi kayu. Gedung baru ini dirancang oleh arsitek GW van Wezel dari biro konsultan NIBEM, sementara pelaksana pembangunannya adalah kontraktor Liew A Pho dari Tebing Tinggi. Proses pembangunan memakan waktu sekitar tujuh bulan dan berlangsung bersamaan dengan pembangunan jaringan bioskop Rex di kota-kota lain seperti Pematang Siantar, Binjai, Tanjung Balai, Pangkalan Brandan, hingga Koeta Radja atau Banda Aceh. Kehadiran gedung ini menandai perkembangan hiburan modern di Kota Medan yang sejak akhir abad ke-19 telah mengenal budaya menonton film.

Dari sisi arsitektur, bangunan ini mengusung langgam Nieuwe Bouwen yang menonjolkan fungsi, bentuk geometris sederhana, serta penggunaan material modern. Struktur utamanya menggunakan beton bertulang dengan dinding bata dan atap datar. Pada bagian entrance terdapat beranda beratap datar dengan struktur beton yang memberi kesan kokoh dan modern. Di salah satu sudut bangunan berdiri menara tinggi yang di dalamnya terdapat tangga besi. Dari menara tersebut dahulu orang dapat melihat pemandangan Kota Medan secara luas, sementara secara teknis menara itu berfungsi membantu sirkulasi udara di aula besar.

Saat pertama kali dibuka sebagai New Rex Cinema, interiornya dianggap sangat modern. Aula pertunjukan dirancang besar dan luas, dengan lantai yang dibuat landai agar susunan kursi memungkinkan setiap penonton melihat layar dengan jelas. Di sisi kiri dan kanan terdapat platform kecil dengan sekitar empat puluh kursi di bagian depan kotak. Aula ini mampu memberikan kenyamanan bagi banyak tamu, bahkan saat cuaca buruk. Di lantai pertama terdapat ruang-ruang layanan, kabin tahan api, serta area yang digunakan oleh staf Nederlandsch Indische Bioscoop Exploitation Maatschappij yang memindahkan kantornya ke gedung ini. Gedung ini bukan hanya tempat hiburan, tetapi juga pusat pengelolaan bisnis bioskop modern pada masanya.

Memasuki tahun 1950-an, pengelolaan bioskop berada di bawah International Film Trading Company N.V., dan kemudian namanya berubah menjadi Bioskop Ria. Seiring perkembangan teknologi ketika masyarakat mulai menikmati film melalui media video di rumah, bisnis bioskop di Kota Medan perlahan menurun. Banyak gedung bioskop yang akhirnya ditutup, diruntuhkan, atau ditinggalkan. Bangunan ini kemudian beralih fungsi menjadi restoran dengan nama Restoran Ria, tetap mempertahankan struktur dasarnya meskipun mengalami beberapa perubahan pada fasade dan bentuk menara yang kini tampak lebih plastis. Jendela-jendela diganti menjadi kaca, serta ditambahkan porch besar pada area drop off pengunjung. Meski demikian, karakter utama bangunan masih dapat dikenali.

Nilai penting bangunan ini terletak pada nilai sejarahnya sebagai bagian dari perkembangan bisnis bioskop di Kota Medan yang telah dimulai sejak 1889, serta usianya yang telah melampaui 50 tahun sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 dan Peraturan Daerah Kota Medan Nomor 2 Tahun 2012. Dari sisi ilmu pengetahuan, bangunan ini menjadi bukti perubahan budaya menonton masyarakat dari ruang publik ke ruang domestik. Dari sisi estetika, ia merepresentasikan arsitektur Nieuwe Bouwen yang diproduksi khusus untuk konteks kota Medan pada masa kolonial. Kini, ketika kamu melihatnya berfungsi sebagai tempat perjamuan dan acara, termasuk pesta perkawinan, kamu sedang menyaksikan bangunan yang tetap hidup di tengah perubahan zaman, tetap berdiri sebagai saksi perkembangan budaya, teknologi, dan kehidupan kota.

Informasi

Lokasi Restoran Ria

Koordinat

3.5855091824834426, 98.68243282000086

Alamat

Jl. Palangkaraya No. 11-15, di sudut Jl. M.T. Haryono, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Medan Kota, Kota Medan, Sumatera Utara