
Makam Datuk Kota Bangun
Struktur

Scan untuk membuka halaman ini
https://cagarbudayamedan.com/sites/makam-datuk-kota-bangunDeskripsi Sejarah
Makam Datuk Kota Bangun dikenal sebagai makam Syeikh Syaid Muhammad Ibnu Attahir Al-Jufri, seorang ulama besar yang berasal dari Tanah Karo dan dikenal luas sebagai penyiar agama Islam pada masanya.
Menurut tuturan masyarakat setempat, Datuk Kota Bangun merupakan seorang maha guru yang memiliki kesaktian luar biasa dan menjadi tempat berguru banyak masyarakat Karo untuk mempelajari agama Islam.
Beliau diyakini sebagai guru dari Guru Patimpus, seorang tokoh Karo bermarga Sembiring Pelawi yang dikenal sebagai pembuka Kota Medan pada tahun 1590 M.
Sebagai guru Guru Patimpus, Datuk Kota Bangun mengajarkan ajaran Islam serta ilmu kesaktian yang diyakini membantu Guru Patimpus dalam membuka wilayah yang kemudian berkembang menjadi Kota Medan.
Ketika Guru Patimpus membuka Kota Medan, Datuk Kota Bangun telah wafat dan dimakamkan di lokasi makam yang dikenal hingga saat ini.
Makam ini pertama kali ditemukan oleh masyarakat yang sedang menggembalakan kerbau. Saat itu, seekor kerbau menyenggol batu nisan sehingga keberadaan makam tersebut diketahui.
Masyarakat setempat meyakini makam ini sebagai makam keramat dan simbol kekuatan spiritual, yang sering dikunjungi untuk memohon kesembuhan, keturunan, kelancaran rezeki, serta perlindungan dari marabahaya.
Kepercayaan lokal juga menyebutkan bahwa Makam Datuk Kota Bangun berperan sebagai penjaga kampung Kota Bangun dari ancaman banjir, mengingat lokasinya yang berada di sepanjang aliran Sungai Deli.



Informasi
Lokasi Makam Datuk Kota Bangun
Koordinat
3.672560633849329, 98.66427757641343
Alamat Resmi
Jl. Speksi Sungai Deli, Lingk. IV, Kota Medan, Sumatera Utara