
Lapangan Merdeka
Struktur








Scan untuk membuka halaman ini
https://cagarbudayamedan.com/sites/lapangan-merdekaDeskripsi Sejarah
Lapangan Merdeka (dulu Medan Esplanade) adalah ruang terbuka publik yang menyertai permulaan Kota Medan. Setelah perpindahan ibukota dari Labuhan Deli ke tanah konsesi Kesultanan Deli di Kesawan, Belanda mengembangkan infrastruktur untuk mendukung aktivitas perkebunan.
Lapangan ini merupakan lapangan sepak bola pertama di Medan dan pada masa kolonial Belanda menjadi lokasi pasar malam dan upacara formal. Lapangan Merdeka menjadi bagian fasilitas penunjang perkebunan serta tempat berkumpul masyarakat kolonial.
Pada masa kemerdekaan, lapangan digunakan untuk acara penting, termasuk pembacaan proklamasi oleh Muhammad Hasan, Mantan Gubernur Sumatera Timur, dan pengibaran bendera Merah Putih pada 16 Oktober 1945. Hingga kini, Lapangan Merdeka digunakan untuk upacara peringatan kemerdekaan, rapat umum, olahraga, pameran, dan musik, serta tetap menjadi titik nol kilometer Kota Medan.





Lokasi
Jl. Balai Kota No.1, Kota Medan, Sumatera Utara 20112