
Kompleks Asrama Glugur Hong
Situs









Scan untuk membuka halaman ini
https://cagarbudayamedan.com/sites/kompleks-asrama-glugur-hongDeskripsi Sejarah
Kamu berada di sebuah kawasan permukiman tua yang menyimpan lapisan sejarah panjang perkembangan industri perkebunan di Sumatera Timur. Di antara jalan-jalan yang kini dipadati aktivitas warga, berdiri deretan barak, bangunan tua, dan menara air yang masih menjulang sebagai penanda masa lalu. Inilah Kompleks Asrama Glugur Hong, situs yang dahulu menjadi tempat karantina buruh kontrak sebelum diberangkatkan ke perkebunan-perkebunan di pesisir timur Sumatra. Suasananya hari ini tampak seperti lingkungan hunian biasa, namun setiap blok bangunan dan sisa fasilitas yang bertahan menyimpan cerita tentang kerja paksa, masa perang, hingga perubahan fungsi dari era kolonial ke masa revolusi dan sesudahnya.
Secara resmi situs ini bernama Kompleks Asrama Glugur Hong dan tercantum dalam Dokumen Pengusulan Situs Cagar Budaya sebagai Cagar Budaya Peringkat Provinsi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan Tahun 2026. Nomor Register Nasional belum dicantumkan. Jenisnya permukiman, bersifat profan, dan telah ditetapkan sebagai Cagar Budaya. Secara administratif berada di Kelurahan Sidorame Barat I, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, pada koordinat 3°36'35.9"N dan 98°40'59.6"E, dengan luas sekitar 6,71 hektare. Batas kawasan meliputi Jalan Pelita 5 (utara), Jalan Prajurit (timur), Jalan Mapilindo (selatan), dan Jalan/Gang Pepaya (barat). Tahun pembangunannya tercatat 1913 pada periode Kolonial.
Di dalam kompleks masih terdapat enam barak, bekas dapur umum, serta menara air yang dahulu melayani kebutuhan seluruh asrama dan kini bagian bawahnya dimanfaatkan sebagai rumah tinggal. Komplek Hong terdiri dari Blok/Barak Seng A (14 unit), Seng B (15 unit), Type H (20 unit), Blok Batu (14 unit), serta Blok K1–K8 (49 unit), sehingga total Blok A sampai K berjumlah 101 unit. Dahulu terdapat halte kecil kereta api untuk mengangkut buruh dari pelabuhan ke perkebunan, namun kini sudah tidak ada. Sebagian besar elemen penting masih tersisa meskipun tidak lagi lengkap seperti awalnya, dengan status pemeliharaan tercatat terpelihara.
Sejarahnya bermula tahun 1913 sebagai tempat karantina buruh kontrak sebelum bekerja di perkebunan pesisir timur Sumatra, terbagi menjadi Asrama Glugur 1 dan Glugur 2. Glugur 1 pada 12 April–29 Mei 1942 difungsikan sebagai asrama sipil wanita dan anak-anak sebelum dipindahkan ke Pulau Brayan. Glugur 2 pada 26 Juni 1942–25 Juni 1944 menjadi asrama tawanan perang dari Unie Kampoeng Belawan. Kompleks ini awalnya terdiri dari lima barak besar dan tiga barak keluarga kecil (Hongs/Stone Coolie Barracks), barak kesehatan, serta bangunan kecil lain yang dikelilingi dinding batu tinggi berlapis pecahan kaca sebagai pengaman. Pada Juni 1944 tawanan dibawa ke Pekanbaru, namun kapal yang mengangkut mereka terkena torpedo dan menewaskan 176 orang. Setelah itu kompleks kembali difungsikan sebagai asrama wanita dan anak-anak dari Pulau Brayan E sebelum dikosongkan pertengahan Juli 1945. Kawasan Gloegoer Hong TNI menjadi bagian dari sisi sejarah kelam industri perkebunan Sumatera Timur.
Status kepemilikan berada di bawah Kodam I/Bukit Barisan yang juga mengelolanya. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya dan Peraturan Daerah Kota Medan Nomor 2 Tahun 2012, Kompleks Glugur Hong memiliki nilai sejarah sebagai tempat karantina buruh kontrak sejak 1913 dan saksi perkembangan industri perkebunan; nilai sosial melalui keterkaitannya dengan keluarga buruh dan kini keluarga TNI yang menghuni; serta nilai ilmiah sebagai sumber kajian kehidupan buruh dan perkembangan Kota Medan. Atas nilai sejarah, sosial, dan ilmiah tersebut, kompleks ini direkomendasikan sebagai Bangunan Cagar Budaya Peringkat Provinsi Sumatera Utara, menegaskan bahwa kawasan ini bukan sekadar deretan barak lama, melainkan ruang sejarah yang merekam dinamika kolonialisme, revolusi, dan transformasi sosial Kota Medan.





Informasi
Lokasi Kompleks Asrama Glugur Hong
Koordinat
3.610006123561511, 98.68388869429194
Alamat
Jalan Karantina Ujung, Lingkungan XI, Kelurahan Sidorame Barat I, Kota Medan, Sumatera Utara