
Kantor Komando Daerah Militer I Bukit Barisan
Bangunan












Scan untuk membuka halaman ini
https://cagarbudayamedan.com/sites/kantor-komando-daerah-militer-bukit-barisanDeskripsi Sejarah
Selamat datang di Kantor Komando Daerah Militer I Bukit Barisan. Bangunan yang berdiri di hadapan Anda ini bukan sekadar kantor militer, melainkan bagian dari sejarah panjang Kota Medan. Didirikan pada tahun 1928, bangunan ini menampilkan arsitektur kolonial tropis yang kuat, dilengkapi pagar kokoh dan gerbang megah yang menegaskan identitasnya sebagai pusat komando militer.
Awalnya, bangunan ini merupakan bagian dari kompleks perumahan Deli Spoorweg Maatschappij (DSM), perusahaan kereta api yang berdiri sejak 1883 dan berperan penting dalam pembangunan jaringan transportasi di Sumatera Timur. DSM membangun jalur kereta api sekaligus kawasan hunian bagi pegawainya. Rumah staf Eropa ditempatkan di inti kota Medan seperti di sekitar Jalan Kemuning, Jalan Sena, Jalan Durian, Jalan Jawa, dan Jalan Timor, sedangkan pegawai pribumi ditempatkan di Jalan Bali, Jalan Timor, dan Jalan Gaharu. Lahan tersebut disewa melalui sistem konsesi dari para datuk dan pemimpin adat setempat.
Kompleks di Jalan Angsana, tempat bangunan ini berada, awalnya diperuntukkan bagi staf Eropa berpangkat tinggi. Pola boulevard pada jalan-jalan sekitarnya menunjukkan status sosial penghuninya. Rumah-rumah dibangun dari bata, terdiri dari satu hingga dua lantai, dengan atap genteng perisai. Bukaan jendela besar dan tata ruang yang lapang mencerminkan adaptasi arsitektur terhadap iklim tropis Medan, memungkinkan sirkulasi udara dan pencahayaan alami yang optimal. Beberapa rumah memiliki bangunan tambahan di bagian belakang untuk penjaga, pembantu, atau gudang.
Saat ini, sebagian bangunan masih digunakan sebagai rumah tinggal, sementara lainnya berfungsi sebagai kantor, mess, atau bengkel. Meskipun terdapat beberapa kerusakan ringan maupun berat, sebagian besar struktur masih utuh dan terpelihara.
Nilai penting kompleks ini terletak pada aspek sejarah sebagai saksi perkembangan Medan sebagai kota industri perkebunan dan transportasi. Dari sisi ilmiah, pola tata ruang boulevard dan perbedaan ukuran rumah berdasarkan pangkat mencerminkan hierarki sosial kolonial. Dari sisi estetika, karakter arsitektur kolonial tropis dengan desain elegan dan fungsional menjadi contoh penting dalam kajian arsitektur. Kompleks ini telah ditetapkan sebagai Cagar Budaya Peringkat Provinsi Sumatera Utara.
Bangunan ini beralamat di Jalan Angsana No. 26, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, Sumatera Utara, dengan koordinat 3°59’61,55’’ LU dan 98°68’07,88’’ BT. Batas wilayahnya adalah Jalan Perintis Kemerdekaan di utara, Jalan H.M. Said di timur, Jalan Prof. H.M. Yamin di selatan, dan Jalan Gaharu di barat. Lokasi ini menegaskan perannya sebagai pusat kegiatan militer sekaligus warisan sejarah kolonial.
Setiap elemen bangunan—mulai dari penggunaan bata, atap perisai, hingga bukaan besar—menunjukkan adaptasi cerdas terhadap iklim tropis. Kantor Komando Daerah Militer I Bukit Barisan menjadi saksi pertemuan nilai kolonial, perkembangan industri kereta api, dan fungsi militer modern. Kompleks ini bukan hanya bangunan fisik, melainkan sumber pengetahuan dan identitas sejarah Kota Medan yang patut dijaga dan dihargai bersama.




Informasi
Lokasi Kantor Komando Daerah Militer I Bukit Barisan
Koordinat
3.5972774547750475, 98.68307442122226
Alamat
Jl. Sena No.17, Perintis, Kec. Medan Tim., Kota Medan, Sumatera Utara