
Kantor Bank Tabungan Negara
Bangunan



Scan untuk membuka halaman ini
https://cagarbudayamedan.com/sites/kantor-bank-tabungan-negaraDeskripsi Sejarah
Postspaarbank didirikan oleh Pemerintah Hindia Belanda melalui Koninklijk Besluit No. 27 tanggal 16 Oktober 1897 di Batavia sebagai lembaga yang bertujuan mendidik masyarakat agar gemar menabung.
Perkembangan Postspaarbank menunjukkan peningkatan signifikan hingga pada tahun 1939 telah memiliki empat cabang, yaitu Jakarta, Medan, Surabaya, dan Makassar.
Pada tahun 1940 kegiatan penghimpunan dana terganggu akibat penyerbuan Jerman ke Belanda yang memicu penarikan dana besar-besaran oleh nasabah. Kondisi keuangan kembali pulih pada tahun 1941.
Pada masa pendudukan Jepang, tepatnya 1 April 1942, Postspaarbank diambil alih dan diubah namanya menjadi Tyokin Kyoku.
Setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, Tyokin Kyoku diambil alih pemerintah Indonesia dan diubah namanya menjadi Kantor Tabungan Pos RI, meskipun operasionalnya hanya berlangsung sekitar satu tahun akibat agresi Belanda pada Desember 1946.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 4 Tahun 1963, nama Bank Tabungan Pos resmi diubah menjadi Bank Tabungan Negara (BTN). Pada tahun 1968 BTN ditetapkan sebagai bank milik negara dan sejak tahun 1992 berstatus PT. Bank Tabungan Negara (Persero).
Gedung Bank Tabungan Negara Medan dibangun pada tahun 1937 dan dirancang oleh arsitek Belanda Ir. Hubert Albert Breuning.
H.A. Breuning dikenal sebagai salah satu arsitek kolonial terkemuka yang juga merancang rumah dinas Gubernur Sumatera Utara dan Makassar, Kantor Bank Tabungan Pos di Makassar, Kantor Gubernur Jawa Timur, renovasi Kantor Pos Surabaya, terminal Bandara Kemayoran, serta Kantor Bea dan Cukai Belawan di Medan.



Informasi
Lokasi Kantor Bank Tabungan Negara
Koordinat
3.583863682181819, 98.68080390489528
Alamat Resmi
Jalan Pemuda No. 10, Kota Medan, Sumatera Utara