
Bank Mandiri (Eks Bank Dagang Negara)
Bangunan



Scan untuk membuka halaman ini
https://cagarbudayamedan.com/sites/bank-mandiri-eks-bank-dagang-negaraDeskripsi Sejarah
Pada bulan November 1926, surat kabar Sumatra Post melaporkan bahwa Mr. Jaski, yang bertindak atas nama biro arsitek Hulswit-Fermont-Cuypers, telah membeli sebidang tanah di sudut Kesawan dan Kerkstraat (kini Jl. Palang Merah).
Pada awal tahun 1927, diketahui bahwa tanah tersebut diperuntukkan bagi pembangunan gedung Nederlandsche Indische Escompto Maatschappij (Escompto Bank).
Peletakan batu pertama dilakukan pada hari Sabtu, 27 Agustus 1927, mengikuti ritual resmi yang lazim dilakukan di Hindia Belanda. Upacara ini dihadiri oleh agen bank, staf, perwakilan biro arsitek Fermont-Cuypers, serta pengawas proyek.
Putra direktur utama dari Jakarta meletakkan batu pertama, dilanjutkan dengan pidato agen bank di Medan yang menekankan pertumbuhan pesat perusahaan sehingga pembangunan gedung baru menjadi kebutuhan.
Gedung bank ini diresmikan pada tanggal 1 September 1928 oleh Presiden Direktur Sandrock bersama Arthur Fermont.
Bangunan ini awalnya berfungsi sebagai kantor Nederlandsche Indische Escompto Maatschappij, kemudian pada tahun 1949 berubah nama menjadi Bank Escompto.
Pada tahun 1960, Pemerintah Indonesia menasionalisasi perusahaan-perusahaan milik Pemerintah Hindia Belanda, sehingga lembaga keuangan ini berubah status menjadi Bank Dagang Negara.
Pada masa krisis ekonomi tahun 1998, Bank Dagang Negara melebur bersama beberapa bank milik negara lainnya, dan sejak tahun 1999 bangunan ini menjadi bagian dari aset Bank Mandiri.



Informasi
Lokasi Bank Mandiri (Eks Bank Dagang Negara)
Koordinat
3.584815734094564, 98.68059283529456
Alamat Resmi
Jl. Ahmad Yani – Jl. Palang Merah, Kota Medan, Sumatera Utara